Lintasinfo.id – Komisi VII DPR RI mendorong kepada pengelola jasa angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry untuk menambah jumlah dermaga di lintasan Merak-Bakauheni.
Pasalnya, saat ini kondisi dermaga yang ada di Pelabuhan Merak masih terbilang minim dan kerap terjadi antrean kendaraan saat akan meskipun terdapat penambahan jumlah kapal hingga mencapai 72 unit di lintasan Merak-Bakauheni.
Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo menyebut, meskipun saat ini jumlah armada kapal yang sebelumnya terdapat 64 unit dan saat ini pada angkutan lebaran telah bertambah menjadi sebanyak 71 hingga 72 unit kapal roro. namun dinilai masih belum efektif dalam melayani para pengguna jasa saat akan menyeberang ke Pulau Sumatera.
“Namun dengan kondisi jumlah dermaga yang terdapat di Pelabuhan Merak dengan beroperasi setiap harinya sebanyak 28 kapal, pada setiap dermaga terdapat 4 kapal yang melayani setiap harinya, saya kira belum dapat melayani secara maksimal kepada pengguna jasa terlebih pada angkutan lebaran saat ini dan pasti akan terjadi antrean kendaraan,” katanya, Kamis (12/03/2026).
Dengan demikian, Politisi Partai Gerindra ini akan terus mendorong penambahan jumlah dermaga, minimalnya pada tahun depan harus ada penambahan tiga dermaga.
“Saya kira harus ada penambahan jumlah dermaga, ya pada tahun depan dermaga harus sudah bertambah agar para pengguna jasa di lintasan merak-bakauheni dapat terlayani secara efektif baik pada saat hari biasa maupun pada saat momen pada angkutan lebaran saat ini,” jelasnya. (Am/Red)






