PENDIDIKAN

PMI Cilegon Kenalkan PMR di MPLS 2026, Sasar Ratusan Siswa Baru

PMI Kota Cilegon Saat Menyampaikan Materi Pada Kegiatan MPLS. (Foto: Lintasinfo.id)

Lintasinfo.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon untuk memperkenalkan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) selama masa MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini bertujuan untuk menanamkan jiwa kemanusiaan, kepedulian, dan kerelawanan sejak dini.

Selama pekan pertama MPLS, PMI menjadwalkan sosialisasi di enam sekolah (SMP Negeri 8, 9, 12, 13, 14, dan dan SMP Negeri 15).

Pada Selasa (14/07/2026), kegiatan menyasar dua sekolah, yakni di SMP Negeri 12 Cilegon: Diikuti oleh 243 siswa baru (141 laki-laki, 102 perempuan).

SMP Negeri 15 Cilegon: Diikuti oleh 60 siswa baru. Dalam sesi ini, para siswa dibekali materi seputar organisasi PMR, prinsip dasar gerakan kepalangmerahan, serta manfaat PMR dalam membentuk karakter kepemimpinan dan keterampilan hidup.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pembinaan yang telah dilakukan PMI Kota Cilegon sebelumnya, antara lain:
Orientasi Kepalangmerahan (11 Juni 2026): Pembekalan bagi Pembina PMR, UKS, dan PIKR se-Kota Cilegon.
Lokalatih “Ayo Siaga Bencana” (24 Juni 2026): Pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi anggota PMR Madya (SLTP) dan Wira (SLTA).

Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul didampingi Divisi Relawan, Alim menyampaikan, pembinaan PMR merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berjiwa kemanusiaan.

“Melalui sinergi bersama Dindikbud Kota Cilegon, kami ingin memastikan pembinaan PMR dimulai sejak peserta didik memasuki lingkungan sekolah. PMR bukan hanya mengajarkan keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial, disiplin, kepemimpinan, serta semangat kerelawanan. Harapannya, semakin banyak sekolah yang aktif mengembangkan PMR sehingga lahir generasi muda yang siap menjadi pelopor hidup sehat, sahabat sebaya, dan relawan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujar Ujang Samsul. (Af/Red)