CILEGON

Korban Tenggelam di Kali Tempe Cilegon Berhasil Ditemukan Selamat

Tim Sar Gabungan Basarnas Banten Bersama Tagana Membawa Korban Yang Tenggelam DI Sungai Kali Tempe Ke RSUD Kota Cilegon. (Foto: Ist)

Lintasinfo.id – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten melaporkan keberhasilan Operasi SAR terhadap satu orang korban tenggelam di aliran Kali Tempe, Lingkungan Cigiceh RT 03/RW 01, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Rabu (21/01/2025).

Korban diketahui bernama Liman Sule (43), laki-laki, warga Lingkungan Jombang Wetan RT 06/05, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami hipotermia.

Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto mengatakan, operasi SAR dimulai pada Selasa malam, 20 Januari 2026, pukul 21.00 WIB, setelah Tim Rescue Basarnas Banten menerima laporan kejadian dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 21.28 WIB dan segera melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan. Selanjutnya, tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

“SRU I melaksanakan penyisiran menggunakan perahu fiber menyusuri aliran sungai sejauh kurang lebih 1 kilometer dari lokasi kejadian, sementara SRU II melakukan penyisiran darat sejauh kurang lebih 2 kilometer. Hingga pukul 23.40 WIB, hasil pencarian masih nihil dan operasi SAR sementara dihentikan untuk dilanjutkan keesokan harinya,” katanya.

Selanjutnya, pada Rabu dini hari, 21 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIB, Tim SAR menerima informasi dari petugas keamanan RSUD Kota Cilegon mengenai adanya teriakan minta tolong dari aliran Kali Tempe di belakang area rumah sakit. Tim segera menuju lokasi dan pada pukul 04.10 WIB berhasil menemukan korban pada jarak sekitar ±400 meter dari lokasi kejadian awal, tepatnya di koordinat 6°00’05.1″S 106°03’59.9″E.

“Korban ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami hipotermia, kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Rizky.

Rizky mengaku, operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kansar Banten, BPBD Kota Cilegon, Tagana, TNI, Polri, Damkar, PMI, Pramuka Peduli, Relawan Rescue Banten (RRB), serta unsur masyarakat lainnya. Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan hujan.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan operasi ini, sehingga korban dapat ditemukan dengan cepat dan selamat,” ucapnya. (Am/Red)