Lintasinfo.id – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Komisaris Independen PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) resmi mengumumkan enam peserta yang berhasil meraih nilai terbaik dalam tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Pengumuman ini menjadi babak baru dalam pengisian jabatan strategis di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon tersebut.
Anggota Pansel, Syaeful Bahri, menjelaskan bahwa penetapan enam besar ini dilakukan berdasarkan akumulasi penilaian yang objektif dan transparan. Seluruh proses penyaringan merujuk pada regulasi yang berlaku demi mendapatkan figur yang kompeten.
“Hari ini kami menerima secara resmi dokumen hasil psikologi dan hasil penilaian tim pakar. Sesuai jadwal, langsung dilakukan rekapitulasi dan rapat pleno untuk menetapkan hasil akhir,” ujar Syaeful kepada wartawan, Rabu (03/06/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme penilaian mengacu pada enam unsur utama, yakni pengalaman, keahlian, integritas dan etika, kepemimpinan, pemahaman penyelenggaraan pemerintahan, serta kemauan dan dedikasi yang kuat.
Dari total bobot penilaian, sebesar 45 persen dilakukan oleh tim psikologi, 40 persen oleh tim pakar, dan 15 persen oleh pansel melalui penilaian unsur pengalaman.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, enam peserta dengan nilai tertinggi adalah:
1. Ratu Ati Marliati – 8,34
2. Rapi Herdiansyah – 7,96
3. Indai Hidayat – 7,87
4. Muhsin – 7,82
5. Akwan Hasyim – 7,68
6. Jaen Jumantoro – 7,67
Seluruh peserta yang masuk enam besar memperoleh kategori “disarankan” berdasarkan klasifikasi hasil UKK sesuai ketentuan yang berlaku.
Syaeful menegaskan pansel tidak melakukan intervensi terhadap hasil penilaian yang diberikan tim psikologi maupun tim pakar. Menurutnya, pansel hanya melakukan input dan rekapitulasi nilai sesuai kewenangan yang diatur dalam regulasi.
“Kami tidak membangun argumentasi atau mengubah nilai. Nilai berasal dari tim psikologi dan tim pakar, sementara pansel hanya menjalankan proses rekapitulasi sesuai aturan,” katanya.
Sebagai bentuk transparansi, pansel juga berkomitmen mempublikasikan hasil penilaian secara lengkap, tidak hanya nilai akhir peserta.
“Karena atensi publik sangat besar, kami sepakat untuk membuka seluruh komponen penilaian secara terang-benderang agar masyarakat dapat melihat proses seleksi secara transparan,” ujarnya.
Selanjutnya, enam nama yang lolos akan diserahkan kepada kepala daerah untuk mengikuti tahapan akhir berupa fit and proper test yang akan dilakukan oleh Wali Kota Cilegon dan Wakil Wali Kota Cilegon selaku pemegang saham.
Dari enam kandidat tersebut, nantinya akan dipilih dua orang untuk mengisi jabatan Komisaris Independen PT Pelabuhan Cilegon Mandiri. (Af/Red)






