Lintasinfo.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menggelar Webinar Orientasi Kepalangmerahan dan Manajemen Palang Merah Remaja (PMR) secara daring pada Sabtu (13/06/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembina dalam mendidik generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi kemanusiaan antara PMI dan pihak sekolah.
Webinar dibuka oleh Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Kota Cilegon Heni Anita Susila, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran pembina dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli, tangguh, dan berjiwa kemanusiaan.
“PMR bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang menanamkan nilai kepedulian, kesukarelaan, kepemimpinan, dan semangat kemanusiaan kepada para peserta didik. Kami berharap sekolah yang belum memiliki Unit PMR dapat mulai membentuk dan mengembangkan PMR sebagai bagian dari pembinaan karakter di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 54 peserta yang berasal dari berbagai satuan pendidikan di Kota Cilegon, dari total 76 peserta yang telah mendaftar. Kehadiran peserta menunjukkan tingginya antusiasme sekolah terhadap penguatan pembinaan PMR dan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kemanusiaan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, pengelolaan organisasi PMR di sekolah, peran strategis pembina PMR, serta integrasi pembinaan PMR dengan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Melalui kegiatan ini, PMI Kota Cilegon berharap para pembina dapat semakin siap dalam mendampingi dan mengembangkan PMR di sekolah masing-masing sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, peduli terhadap sesama, serta siap berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PMI Kota Cilegon dalam memperkuat pembinaan relawan muda serta mengembangkan budaya kemanusiaan di lingkungan pendidikan melalui kolaborasi bersama sekolah dan pemangku kepentingan terkaitt.terangnya. (Af/Red)






