Lintasinfo.id – Wali Kota Cilegon Robinsar memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon atas dedikasi dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keselamatan, ketertiban lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), hingga pengamanan perlintasan kereta api. Apresiasi tersebut disampaikan Robinsar saat bertindak sebagai pemimpin apel dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 tingkat Kota Cilegon yang digelar di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Senin (21/09/2026).
Dalam amanatnya, Robinsar menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Dishub Kota Cilegon yang dinilai telah bekerja secara konsisten dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Cilegon, saya mengucapkan selamat Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua yang telah bertugas dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat Kota Cilegon. Saya bangga terhadap Dishub Kota Cilegon,” ujar Robinsar.
Robinsar mengatakan, apresiasi tersebut diberikan berdasarkan pemantauan langsung terhadap aktivitas jajaran Dishub di lapangan. Menurutnya, petugas Dishub tetap menjalankan tugas tanpa mengenal lelah, terutama dalam memastikan kelancaran dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
“Saya pantau langsung di lapangan, saya monitor, Bapak-Ibu semuanya bekerja dengan baik, tanpa mengenal rasa lelah. Semoga lelah kita semua menjadi lillahi ta’ala,” katanya.
Ia menyebutkan, sejumlah perbaikan pelayanan transportasi dan lalu lintas telah terlihat selama beberapa waktu terakhir. Salah satunya penerapan pembatasan jam operasional kendaraan di jalan protokol Kota Cilegon yang dilakukan melalui koordinasi Pemerintah Kota Cilegon dengan Kementerian Perhubungan.
“Alhamdulillah banyak perbaikan yang saya lihat dan saya monitor langsung dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat. Salah satunya kebijakan mengenai jam operasional di jalan protokol yang dapat diterapkan mulai pukul 12.00. Saya lihat konsistensi rekan-rekan Dishub di lapangan, bahkan sampai malam masih standby menjaga masyarakat,” ungkapnya
Menurut Robinsar, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Cilegon bersama Dishub untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya di ruas jalan protokol yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi.
“Kalau bicara pelayanan dan pengabdian, tentu keselamatan nyawa masyarakat adalah yang utama. Kita berkaca dari pengalaman sebelumnya. Karena itu, saya minta rekan-rekan semua terus semangat di lapangan dan mengoptimalkan seluruh amanat serta tanggung jawab yang diberikan,” tegasnya.
Selain petugas lalu lintas, Robinsar juga memberikan apresiasi kepada tim PJU Dishub Kota Cilegon. Ia menilai terdapat perbaikan pada sejumlah titik yang sebelumnya minim penerangan dan kini telah kembali berfungsi.
“Saya juga melihat beberapa titik yang sebelumnya masih gelap, alhamdulillah sekarang konsisten menyala. Tepuk tangan untuk tim PJU,” ujarnya
Meski demikian, Robinsar meminta perbaikan tetap dilakukan terhadap sejumlah titik yang belum optimal. Ia menyampaikan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kota Cilegon akan melakukan penggantian lampu di Jalan Lingkar Selatan menggunakan teknologi Smart LED.
“Tahun ini insya Allah Jalan Lingkar Selatan kita akan ganti semua lampunya dengan Smart LED. Saya minta setelah diganti, rekan-rekan PJU memastikan lampu itu menyala sejak magrib sampai dini hari atau sekitar pukul 05.00 pagi. Ini berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Robinsar turut mengapresiasi kinerja Petugas Jaga Lintasan (PJL) yang bertugas menjaga keamanan perlintasan kereta api di wilayah Kota Cilegon. Ia meminta Dishub memprioritaskan pemasangan palang pintu pada titik-titik perlintasan yang dinilai membutuhkan pengamanan tambahan, terutama berdasarkan kondisi dan potensi risiko di lapangan.
“Terima kasih untuk rekan-rekan Petugas Jaga Lintasan yang masih konsisten menjalankan tugas. Kalau ada titik-titik yang memang belum ada palang pintunya dan dinilai membutuhkan pengamanan, saya minta diprioritaskan,” tuturnya
Robinsar juga memberikan apresiasi kepada para pejabat fungsional penguji kendaraan bermotor. Menurutnya, proses pengujian kendaraan merupakan bagian penting dalam memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan berada dalam kondisi layak dan aman.
“Bapak-Ibu yang menguji kendaraan juga sangat penting. Berkat Bapak-Ibu semuanya, kendaraan bisa dipastikan layak jalan dan siap digunakan, sehingga kita bisa bersama-sama mencegah terjadinya kecelakaan,” ujarnya.
Selain peningkatan keselamatan lalu lintas, Robinsar mengungkapkan keinginannya agar layanan transportasi publik Trans Cilegon dapat kembali beroperasi dengan rute yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Ke depan saya ingin di masa saya ini Trans Cilegon bisa beroperasi kembali dengan rute yang dibutuhkan masyarakat dan menjadi prioritas. Kita ingin transportasi publik ini bisa melayani masyarakat,” kata Robinsar
Ia menegaskan, rencana tersebut harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi fasilitas, perencanaan maupun penganggaran, sehingga keberadaan armada transportasi publik benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Jangan sampai kita melakukan pengadaan kendaraan baru tetapi unitnya tidak bekerja maksimal. Kita akan coba jalankan, mungkin dari jalan protokol sampai Pulomerak, tetapi tentunya setelah fasilitasnya mencukupi dan memadai,” jelasnya.
Robinsar juga menyampaikan rencana penanganan penerangan jalan pada ruas lainnya. Menurutnya, penerangan Jalan Lingkar Selatan menjadi salah satu perhatian tahun ini, sedangkan pada tahun berikutnya direncanakan penanganan penerangan pada ruas jalan nasional dari Suralaya hingga Ciwadan.
“Jalan yang masih gelap, kita akan targetkan juga tahun ini juga kita akan selesaikan untuk Jalan Lingkar Selatan. Itu kita ganti semua lampunya, insya Allah sampai akhir tahun dan tahun-tahun seterusnya juga akan menyala, ya, dengan lampu barunya. Dan tahun depan kita sudah rencanakan juga untuk jalan nasional. Walaupun kewenangannya bukan di kewenangan Pemkot Cilegon, tapi berkaitan dengan keselamatan masyarakat, makanya insya Allah ke depan Pemkot Cilegon akan mengambil alih itu. Ya, jadi untuk jalan nasional dari Ciwandan sana, itu tahun depan sudah kita rencanakan anggarkan untuk pemasangan lampunya,” jelasnya
Menanggapi penerangan jalan nasional, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon Heri Suheri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat melalui instansi terkait. Pemkot Cilegon, kata dia, berupaya membantu memenuhi kebutuhan penerangan pada sejumlah titik yang masih membutuhkan PJU.
“Ini berkaitan dengan keselamatan masyarakat Kota Cilegon. Pak Wali ingin memasang lampu PJU di jalan nasional dan kami sudah melakukan koordinasi, alhamdulillah diperbolehkan. Ini bukan mengambil alih, tetapi bentuk sinergi dan membantu,” jelas Heri.
Ia menambahkan, pemasangan PJU di jalan nasional akan dilakukan secara sinergis dengan pihak terkait, termasuk Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Kementerian Pekerjaan Umum.
“Tidak semuanya dilakukan oleh kita. Ada jalan nasional yang sudah dipasang oleh BPTD maupun Kementerian PU. Jadi kita bersinergi. Kalau ada titik yang masih kurang, nanti kita lengkapi dengan anggaran Pemerintah Kota Cilegon,” ujarnya
Heri juga menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Wali Kota Cilegon kepada jajaran Dishub. Namun demikian, ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut juga menjadi motivasi bagi Dishub untuk terus melakukan evaluasi dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Memang tadi diapresiasi oleh Pak Wali, tetapi kami juga berkaca diri. Artinya masih banyak hal yang belum optimal dalam pelayanan kami kepada masyarakat. Kami juga mohon maaf kalau pelayanan kami belum optimal, belum cepat, atau belum reaktif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Heri.
Heri mengatakan, Dishub akan terus melakukan pembenahan, baik dari sisi fasilitas maupun respons terhadap pengaduan masyarakat. Salah satunya melalui rencana penambahan unit crane untuk mendukung pemeliharaan PJU.
“Alhamdulillah tadi sudah disampaikan Pak Wali, tahun depan kita ada penambahan unit crane untuk perbaikan PJU. Mobil PJU kita juga sudah cukup lama, sementara volume dan wilayah kerja cukup banyak. Mudah-mudahan di awal tahun sudah bisa direalisasikan sehingga pelayanan kami bisa lebih cepat dan reaktif terhadap aduan masyarakat,” katanya. (Am/Red)







